setiap hari, setiap detik , setiap jam aku melewati kegundahan hati seakan semua akan meledak pada waktunya. Semangat yang pudar tak ada gairah untuk berniat memecahkan satu labirin dengan tombak semangat. Hanya sisa -sisa ke asa-an yang memberikan senyuman kecil menolak semua.
Banyak harapan dan doa yang menghampiri untuk sekedar memberi semangat , tetapi keadaaannya menjadi semakin menjadi tak ada arah.
Aku kehilangan , aku merasa sendiri, aku merasa kecil dari semua yang kecil, aku putus asa untuk hari ini. mendung pagi ini mengisi hari - hariku.
jauh disana mereka mendoakanku setiap waktu, tapi aku minta maaf mungkin aku terlalu banyak mengecewakan. Aku takut berjanji dengan kapasitas ku seperti sekarang ini. Terfikir dalam relung saraf-saraf otak ingin mengakhiri ini, tapi untuk sekarang aku tidak bisa , tertatih untuk mengejar sebuah harapan besar bersama mereka.
Harapan ini aku kubur, terasa tercemooh dengan semuanya, terasa sebagai pecundang ,, diremehkan. Dan aku tak bisa berdiri sendiri. walaupun aku mampu, namun aku lagi tak mampu.
rasakan apa yang aku rasakan. konyol!! jangan sampai kau rasakan rasa ini. semuanya tidak terarah dan tidak terkendali. fase ini mungkin membuat semua menjadi terhambat dan juga terlambat. tapi aku berharap semua ini ada nilainya, dan nilai itu sebanding dengan keputus asaan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar